KONTRAKAN N4 DALAM CERITA KEHIDUPAN MAHASISWA UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG

Foto Ilustrasi Rumah Kontrakan

“Lakukan hal yang sederhana atas kewajiban, sebagai manifestasi dari rasa peduli dan tanggung jawab

Kontrakan tidak asing lagi dalam kehidupan Mahasiswa/I, dan kontrakan adalah tempat tinggal atau penghuni  semantara Mahasiswa dalam ajang menempu pendidikan baik Sarjana S1 dan Pascasarjana S2 di tana rantau, umumnya kontrakan merupakan  rumah yang di sewa oleh siapapun, dalam konteks ini penulis mencoba mengambil arti kontrakan yang di sewa oleh Mahasiswa. Kontrakan dapat di sewa oleh Mahasiswa atas kesepakatan perjanjian dengan pemilik Kontrakan, yang esensialnya merujuk pada rumah atau sebuah bangunan dengan system pembayaran tahunaan. Dengan demikian Kota Malang sebagai kota pendidikan dapat juga di kenal sebagai kota kontrakan oleh Mahasiswa Asal luar Malang. Mengapa demikian?
Karena mahasiswa/I yang menempu pendidikan di kota Malang pastinya akan tinggal di kontrakan dan kos-kosan, yang mana di sini kontrakan maupun kos-kosan akan di jadikan tempat tinggal semantara, selama Mahasiswa itu masi menempu pendidikanya. Dan Kontrakan N4 menjadi sejarah baru bagi Mahasiswa asal Manggarai Timur yang menempu pendidikan S1 di sebuah universitas tepatnya di UNITRI Malang, sebab segala sesuatu yang menjadi aktivitas Mahasiswa Unitri asal Manggarai Timur bermula dari kontrakan ini, inilah alasannya mengapa Kontrakan N4 di katakana sebagai sejarah. Bergagi, kesenangan eforia, belajar, curhat canda ceria, romantika dan bahkan Makan, Minum, Mandi, Tidur Dsb. Pastinya  Bermula dari Kontrakan N4.

Sedikit Menceritakan Tentang Kontrakan N4
Kontrakan N4 merupakan sebuah bangunan tua, yang di rancang oleh arsitektur local asal jawa timur, tepat di kota Malang, bagunan ini di desain secara sederhana bak, Jawa klasik, Non minimalis. Dan bagian dalam rumah ini memiliki 13 (Tiga belas) kamar, 11 (sebelas) kamar bagian lantai satu dan 2 kamar lantai dua, dan ruang tamu ada dua, Satu di bagai depan dan satu di bagian tenga, serta di lengkapi dengan 2 kamar mandi.
Masing-masing kamar suda di tempatkan oleh Mahasiswa Unitri asal Manggarai Timur, dan masing-masing kamar ada yang di tempatkan oleh dua orang Mahasiswa dan satu orang Mahasiswa, sesuai dengan kapasitas ruanganya. Ketersedian barang oleh pemilik kontrakan N4 sebagai  kapasitas yang menunjang di dalamnya meliputi Meteran pulsa listrik, Air Sumur dan teras jemur pakaian sekaligus tempat cuci piring, sedangkan ketersedian  barang lainya dapat di lengkapi oleh Mahasiswa sendiri seperti  kompor gas untuk masak dan prabot lain yang di miliki oleh setiap penghuni kamar.

Tata Mekanisme Yang Mengatur Kontrakan N4.
Keinginan untuk aman sejaterah tentu hal yang tidak muda untuk di laksanakan dengan baik apabila tidak di nobati oleh consensus musawara dan mufakat, Apalagi ketika berada di lingkup kontrakan, maka suatu kewajiban bagi Mahasiswa, untuk bisa merangkul kerja sama yang baik dalam mengatur rumah tangga Kontrakan N4 melalui wada gotong royong.
Dengan demikian, dalam menjawab personal aman sejaterah ini, maka Mahasiswa Unitri Asal Manggarai Timur yang tinggal di Kontrakan N4 mempunyai inisiatif untuk memilih ketua Kontrakan yang mana di sini ketua Kontrakan di kategorikan sebagai Bapak rumah tangga. Peran penting Bapak rumah tangga dalam mengatur rumah tangga Kontrakan N4 diantaranya, sebagai perantara untuk mengisi pulsa listrik bulanan, mengisi data wifi bulanan dan tugas lainya.

Peran tersebut di atas  dapat di rekomendasikan sebagai bentuk kepercayaan oleh seluruh Mahasiswa Unitri Asal Manggarai Timur yang tinggal di Kontrakan N4, sebab amanah kepercayaan ini di berikan untuk bisa mengatur keseharian dari Kontrakan N4. Oleh sebab itu, tanggung jawab dari Bapak rumah tangga (selaku ketua kontrakan) akan di jalankan apabila di dukung oleh kerja sama yang baik dari Mahasiswa penghuni Kontrakan, kategori Anak dalam rumah tangga Kontrakan N4.
Kepercayaan dalam mempertanggung jawab atas amanah yang di berikan, bukanlah hal yang muda bagi Bapak rumah tangga Kontrakan N4, sebab kesehariannya ia di tuntut untuk memberikan pelayanan yang baik bagi Anaknya, segoyanya ia adalah dewa penyelamat untuk Anaknya. (Mahasiswa penghuni kontrakan N4).
Di sinipun Bapak rumah tangga menjalankan tanggung jawabnya hanya dengan modal kepercayaan melalui kesepakatan musawara bersama, yang dapat di kenal  sebagai asas gotong royong oleh Mahasiswa Unitri selaku penghuni Kontrakan N4. Serta kerja yang di lakukan oleh Bapak rumah tangga, murni tanpa menuntut gaji. Hanya untuk kepentingan bersama seluruh Mahasiswa penghuni Kontrakan N4.

Pertanyaan Refleksi Untuk Mahasiswa Unitri Penghuni Kontrakan N4.
Bagaimana kontribusi yang dapat di berikan oleh Mahasiswa selaku penghuni kontrakan N4 dalam mendukung Bapak rumah tangga (ketua kontrakan) atas pekerjaanya, Dan sadarka seluruh Mahasiswa Kontrakan N4 akan hal tersebut?
Pertanyaan tersebut di atas, sebetulnya bagaian dari kesadaran serta stimulus untuk saling mengerti dan mengingatkan, sebab kepada siapa Mahasiswa penghuni Kontrakan N4 bertanggung jawab, dan untuk apa mereka melakukanya.

“Mata Air Dari Kerja Sama (Gotong Royong) Atas Penganbdian, Pastinya Akan Bermuara Pada Kesejateraan Dan Cita-Cita Bersama.”



Komentar

Postingan Populer